SENJA YANG LAYU
Senja membalut cakrawala
Disambut surya kuning kemerahan
Dari jauh nyiur pun melambai
Seperti membawa kabar tentang
kehadiranmu...
Tentang yang layu itu
Kusandarkan kegalauan
Sejenak aku termangu
Melintas lagi dengan lugu
Bayangan masa lalu perlahan terasa
getaran rindu
Yang tertutup deretan waktu
Dengan pasti kusibak pedih
Mengantar sunyinya hari
Menyemai sisa harapan merawat usangnya
kesetiaan
Yang sempat kau titipkan
Jauh sebelum batu nisan berdiri di ujung
pusaranmu
Yang abadi...
(Dewi Fajar – Jatim)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar