AKU PECUNDANG
Aku muak!
Dengan semua sikap manismu dengan
kebohongan yang kau tebarkan
Aku bodoh telah berikan semua
Aku salah telah menjadikanmu harapan
Harapan yang kunantikan sejak lama
Kau bungkus dengan khianat yang teramat
pedih
Hingga aku tak mampu menerima cinta yang
lain
Dalam diamku...
Kusimpan rasa yang menusuk
Mencabik-cabik tubuhku
Hingga aku tak mampu menerima
Cinta yang lain
Akulah pecundang
Yang hidup dalam kebodohan dan
pengkhianatan
Para kaum bermulut manis
Hingga aku tersadar
Aku tak mampu lagi bercinta.
(Hanna Kristyaji-Indramayu)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar