Senin, 23 Desember 2013

RenuNgan Hati

RenuNgan Hati (ninosnina)

Swt st nanti Q kn brubh mjd burung yg bebas berkelana smpai kpnjuru dunia demi mNcr jati dri
hdp mandiri ats krj krs sndri
Qtg9u st itu tiba
wkt kn brlalu dg cpt h9 giliranku tiba tuk prg jauh
saat ini q hny bz pasrah & mNrma tkdrQ Tnp bz brbuat bnyk, jujur r5 lelah sll meng9ang9u, lelah mNjLni hdp yg tk prnh brubh
Lelah mNghdpi mslh yg sma, bosan Q dg smw'y
Namun q prcy stp org mbw grs hdpny msg2 ktka dlhrkn ddunia ni, tk ada sSwt hal appun yg mempNgruhi tkdr hdp sSorg
krn smw tlh trctt tkdr msg2 org
Di bts asaQ, Q msh tk mNgrti arti hdp yg sSghny,
yg bz q lakukn dan kuberikan hnylh "PENGABDIAN"
mengabdi pd Sang Pencipta
mengabdi pd bpk&ibu
mengabdi pd masy, dan mengabdi pd lingkungan. . .bru itu yg bz qlakukn, q hrp q bz lbh memberikan k0ntribusi. . . Jika r5 lelah menyerang, sedih akn keadn q sll tringt pdny. . . Q ingn kmbli pdny.

PERGI!!!!

PERGI!!!!


Kuingin Tak ada Satu pun yang Tau, Antara kau dan Aku
Biarlah ku tenggelamkan Rasa cintaku Ke dasar Samudera
Kuterbangkan rasa Sayangku ke Langit 7
Hingga tak tersisa rasa Di hatiku

Ku buang asaku bersamamu jauh ke dasar neraka Jahanam
Ku mau kau pergi selamanya dari hidupku
Pergilah sejauh muNgkin agar aku tak dapat melihatmu,,,
Pergilah dan Jangan kemBali

Kau hanyalah luka bagiku
Kau yang menyakitiku hingga seperti ini
Kau yang ingin kulupakan

Menjauhlah dariku sudah cukup luka yang kau beri
Terimakasih banyak untuk luka yang kau goreskan dihatiku
Luka yang dalaM,,, Menusuk tepat di uluh hatiku

Jangan lagi tunjukkan wajahmu dihadapanku
Karena hanya ada kesedihan

Jika kamu tak mau pergi
Maka biarlah aku yang pergi menghilang beserta lukaku
Menghilang enyah dari pandanganmu untuk selamanya
Karena aku tak sanggup melihatmu
Aku ingin menjauh dari duniamu
Melupakan semuanya yang telah terjadi

Biarlah aku yang mengalah

Kamu...
Kamu yang berhasil menghancurkan Hatiku
Dan ingatlah....
Ketika aku jauh darimu dari hidupmu
Kamu tak kan bisa bertemu denganku
Dan kamu kan mengingatku sebagai orang yang telah kau sakiti teramat sakit

Kamu kan menyadari
Betapa pentingnya aku, betapa berartinya aku di hidupmu
Karena tak kan ada orang yang mencintaimu seperti aku mencintaimu
Tak kan bisa yang membahagiakan dirimu seperti aku membahagiakanmu
Dan tak kan ada yang mampu menggantikanku di tahta tertinggi hatimu

Kamu kan menyesal
dan semuanya telah terlambat
Karena aku kan jauh meninggalkanmu
Semua telah berakhir
Dan itu karenamu....

HARUS KU TERIMA

HARUS KU TERIMA


Saat Angan-anganku di Puncak Gunung Everest
Khayalanku seTinggi Bintang di Angkasa
Imajinasiku Bertebaran sepanjang sungai NiL
Impianku seluas isi Bumi
                 Namun apa Hendak dikata
Hanya sekedar angan-angan, sekadar khayalan
Sebatas Imajinasi, sebatas impian belaka dalam pikiran
HANYA OMONG KOSONG
               Tatapan Layu, wajah sayu
Tampak lelah tak kunjung hilang dariku
Beban Pikiran masih menggelayuti di otakku
Masih berteman dengan harapan semu
               Air mata tanda menyerah telah kuteteskan
               Bendera putih tanda kalah telah ku kibarkan
Masihkah ada arti? untuk semua?
Untuk apa? Menunggu apa?
Hatiku dipenuhi tanda tanya
Berkecamuk penuh api
HARUS KUTERIMA keadaan ini
Walaupun sebenarnya ingin ku berontak melawan semua, menangis sejadi-jadinya
KUTERIMA ini semua!!!
MAU TAk MAU aku Terima
Siap Tak siap Harus KUTERIMA
Keadaan yang tak menentu
Ketidakpastian
Kegamangan hatiku"
AKU TERPAKSA MENGALAH
Dituntut patuh pada jalan takdir yang tak ku tau sampai kapan akhirnya. (ninosnina; 08012013; 08.30)

PERGI JAUh

PERGI JAUh

Saat aku tak berdaya
Fisikku yang lemah
Aku merasa tak berguna
Ingin rasanya aku PERGI JAUH
Tak ingin menjadi beban orang lain
Andai saja aku punya kekuatan
Aku bisa membuat segalanya mudah, pasti aku lakukan
Namun apa yang bisa kulakukan
Air mata pun tiada arti
Tak perlu ada yang mengerti
Jangan BERKOMENTAR!
Dengan hidupku yang malang
Jangan mengasihaniku! Aku benci sungguh benci dikasihani
Ku pikir aku bisa segalanya
Jauh daripada orang lain
Tapi mengapa bukan aku tapi mereka.... Kenapa?
Ku kira aku lebih baik darinya
Tapi mengapa dia yang terpilih bukan aku? Kenapa? Tanya hatiku?
Apa salahku, Kadang aku menganggap Hidupini tak adil bagiku,
Ku lakukan kebaikan kepada semua orang tapi hanya celaan yang ku dapat
Ku bantu semua orang tapi dimana mereka saat aku butuh bantuan mereka?
Dianggap apa aku ini, Sebenarnya?
Jauh ingin Ku tinggalkan semuanyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa...
Aku tak mau ini!
Sungguh tak mau!
Ingin rasanya aku pergi sejauh mungkin melupakan semua yang pernah kualami
Menjadi SOSOK BARU yang tak ku ketahui. (ninosnina; 08012013; 08.20)

"TERULANG LAGI"

"TERULANG LAGI"


Masa-masa Menyedihkan itu ku pikir telah pergi bahkan menghilang
Waktu dimana penderitaan dan kesengsaraan selalu menghampiriku
Aku kenyang makan kegetiran hidup
Rasa sakit, Terhina, terbuang
Kuhadapi dengan berat
Rasa tak sanggup tuk menahan seorang diri
Hanya bisa menangis
Hanya berteman bayangan
Malu ku malu terpuruk
Rasa sakit yang mendalam terbelenggu dalam rasa yang sama
Masa itu tetap ada dan terulang kembali kepadaku
Muncul dalam kehidupanku
Bagaikan hujan lebat yang disertai Badai
Lama Memang lama?
Kapan Badai akan berakhir....
Aku tau badai pasti berlalu
Tapi apakah aku mampu bertahan hingga badai itu berlalu
Masihkah aku sanggup berdiri diatas kakiku sendiri
Aku tak mungkin melawan badai
Aku tak kuasa tuk membendung badai
Aku hanya bisa menunggu badai itu reda
Kenapa harus terulang lagi
Hujan badai dalam hidupku
Akankah aku menang bertarung dengan waktu??????????????????????????????????????
Ataukah aku kalah sebelum waktu badai berlalu?????????????????????????????????????? (ninosnina; 08012013; 08.50)

"GALAU"

"GALAU"

Terusik di dalam Kesendirian
Pekatnya Malam selalu Menghiasi
Awan Kelabu menghampiriku setiap saat
Terkadang terlintas fikiran untuk Menyudahi semua
Rasa tak sanggup Melanda diri
Antara percaya dan tak percaya
Antara nyata dan khayalan
Hanya dibenakku
Terdiam....
Tak terasa air mata menetes deras membasahi pipi
Jauh dilubuk hatiku
Ini sangat berat
selalu ku Menepis masa lalu yang selalu menghantui
Rasa ini tak mau pergi,,, Rasa...
Perih Teriris-iris kejamnya dunia
Sakit tercabik-cabik indahnya bersamamu
Luka tertusuk-tusuk duri-duri ciNta
Dan sedih yang menyayat hatiku tak kan hilang dengan cepat
Sekalipun kau datang untuk menyembuhkan luka hatiku yang teramat dalam
Kegetiran hidup tlah lama kualami
Berharap tak lagi kudapati
Namun inilah hidup

Harapan tinggal harapan
semua yang telah terlewati
hanya tinggal kenangan
Kini aku sendiri lagi......
Berteman dengan bayanganku
Hanya pena yang setia menemaniku
di Sudut gelap dan sunyi
Lihat dan pandanglah aku disini
Inilah aku sekarang
Tenggelam di Dalam Kehampaan
Nyaris hilang dan MATI

"WAKTU"

"WAKTU"

Dentang jarum jam terus bergulir
Tanda waktu terus berjalan
Bumi terus berputar
Semua orang kulihat berlari-larian
Mengerahkan seluruh tenaganya mengejar keinginannya
Namun mengapa, Aku masih di sini? Merasa terhenti di sini
Waktu bagiku berjalan begitu lambat langkahku semakin pelan
Ku rasakan tujuanku semakin lama semakin menjauh dari pandangan mata
Aku terkurung dalam detik-detik keterpurukan
Terkungkung dalam keadaan yang tak kuinginkan
Terdiam, membisu, seakan pasrah dan menerima
Hati ini ingin berontak
Namun apa daya, aku tak punya daya
Tak punya kemampuan untuk mengubah segalanya seperti yang ku mau
Dalam waktu sekejab
Inilah batas kemampuanku sebagai manusia
semua upaya, usaha, kerja keras telah ku kerahkan tetap belum ada hasil yang nyata
Hanya berharap dan menunggu waktu
Waktu yang kan menjawab
Kegundahan hatiku, tapi sampai kapan aku menunggu, seberapa lama batasku menunggu
Harapan itu kan menjadi sebuah kenyataan
Inilah takdir yang harus kujalani
Bersabar dalam hidup, menunggu waktu yang dinanti
Akankah waktu yang kunanti
Mengubah segalanya menjadi nyata
Atau hanya sekedar harapan belaka
Waktu itu pula yang akan membunuhku secara perlahan-lahan
Membusuk di tempat yang sunyi dan gelap
Penuh belas kasihan tiada arti
Hingga akhirnya aku mati dan hilang. (ninosnina;08012013;08.00)

JAWABMU ITU



JAWABMU ITU

Seiring keemasan itu
Hamparan sawah meluas
Laksana tangga tiada bersua
Satu per satu mulai hilang
Bimbang hati tiada pudar menjawab tanya dalam diri

Bunyi alunan gitar pun
Mengiringi langkahmu
Jawabkan risalah kehidupan itu
Lambaian daun pun mulai ramah
Menyimpan kenangan masa itu

Ketika kumulai sadar
Ternyata keabstrakan hati yang tak mungkin jadi nyata
(Maziyatun-Madura)

SENJA YANG LAYU



SENJA YANG LAYU

Senja membalut cakrawala
Disambut surya kuning kemerahan
Dari jauh nyiur pun melambai
Seperti membawa kabar tentang kehadiranmu...

Tentang yang layu itu
Kusandarkan kegalauan
Sejenak aku termangu
Melintas lagi dengan lugu
Bayangan masa lalu perlahan terasa getaran rindu
Yang tertutup deretan waktu
Dengan pasti kusibak pedih
Mengantar sunyinya hari
Menyemai sisa harapan merawat usangnya kesetiaan
Yang sempat kau titipkan
Jauh sebelum batu nisan berdiri di ujung pusaranmu
Yang abadi...
(Dewi Fajar – Jatim)

PENANTIAN



PENANTIAN

Sepinya malam, tanpa bintang
Terlihat awan menabur hujan
Menandakan harapan kan hilang
Beralasan pertanda buruk
Akankah sang waktu meisahkan kita?
Kau tahu aku tak ingin kehilanganmu
Berat rasanya melupakanmu
Seakan hati ini tak ingin jauh darimu

Kaulah satu-satunya wanita yang kucintai
Dalam hatiku hanya tertulis namamu
Hanya kaulah bung harapanku
Kuingin di taman impianku hadir gadis sepertimu
Berparas hati menaburkan keharuman
Trtanam dalam jiwa hati yang bersih
Hanya seseorang yang memiliki keharuman itu
Yaitu kaulah seorang ...

Ku ‘ka s’lalu menunggumu sekuat hatiku
Menunggu hingga akhir itu tiba...
Kulantunkan tiga kata untukmu...
I... Love... You...
(Joseph Agung-Banten)

BELAHAN JIWA



BELAHAN JIWA

Cita dan cinta
Warnai hidupku
Ku berjalan seiring waktu
Yang tak henti ...
Kuratapi secercah cahaya
Kurenungkan arti dikau

Belahan jiwaku...
Kala ku mencintaimu
Ku terhempas bagai karang ...

Di relung kalbuku
Kutemukan cinta sejati
Cinta yang bernaung di jiwa
Mendamaikan hati membutuhkan pengorbanan...

Duhai belahan jiwaku...
Kunanti dikau s’lalu dalam keindahan dunia
(Tantri Liani-Bogor)