Seuntai kata yang telah pergi
Menuju kerajaan yang abadi
Sejengkal tanah kusebut hampa
Seutas tali kusebut sunyi
Segaris senyum kuberi nama sepi
Dan kini ku bersemi
Di antara hati yang sunyi
Karena ku bermimpi
Kau ada dalam hati
Siang menjadi harapan
Malam jadi kesunyian
Aku ingin bernyanyi
Saat bunga bersemi
Alunan harpa yang hilang
Kini bisa kutemukan dalam sebait rindu
(Tina – Jogjakarta)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar